Kementrian pertahanan dan keamanan israel Amos Gilad mengatakan bahwa kami berhadapan dengan musuh di Gaza yang kuat, dan pihak Gaza pun menghadapi lawan yang sangat kuat juga dengan demikian jika memilih untuk berperang maka kami yakin Gaza akan kalah. Dengan kesepakatan tersebut, untuk sementara Gaza dan israel belum saling serang lagi. Semoga pihak israel memegang teguh janji dan perjanjian tersebut karena sesuai pengalaman perang tahun 2012 yang berlangsung selama 8 hari mala israel lebih dulu yang meminta damai akan tetapi israel juga yang melanggar perjanjian tersebut. Allahu alam, kewajiban kita tetap mendoakan saudara-saudara kita baik di Paplestina,Suriah dan wilayah konflik lain dimana umat Islam yang menjadi sasaran ke dzoliman. Mohon doakan anak-anak Gaza..! Sebarkan dengan bebas..!! Abdillah Onim Wartawan dan aktifis Indonesia u/Palestina(saat ini menetap di Jalur Gaza. PIN ; 25C63245. Whatsapp : +972 598058513.
Berbagai informasi mengenai dunia IT, dunia duni Islam dan informasi bisnis berbagai macam produk.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Pseudo-History dan Kebanggaan Primordial: Antara Identitas dan Distorsi Sejarah
Pseudo-History dan Kebanggaan Primordial: Antara Identitas dan Distorsi Sejarah Di era media sosial, narasi tentang masa lalu tidak lagi ...
-
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan k...
-
Mengetahui perkiraan berat daging sapi sangat penting, terutama saat hendak membeli, menjual, atau mempersiapkan hewan kurban. Berikut ini a...
-
Pertanyaan : Di masyarakat masih banyak yang membangun di atas kubur dan mengkeramiknya, bagaimana sebenarnya hukumnya? J...
No comments:
Post a Comment